Bus Rombongan Persida Sidoarjo Dilempari Batu, Persid Jember Sampaikan Permohonan Maaf

Bus Rombongan Persida Sidoarjo Dilempari Batu, Persid Jember Sampaikan Permohonan Maaf

Bus rombongan Tim Persida Sidoarjo mengalami pelemparan (Sugianto)--

TAPALKUDA.DISWAY.ID - Bus Rombongan Tim Perseda Sidoarjo dilempari batu usai berlaga di Stadion Jember Sport Garden (JSG). Mengetahui itu, pihak Persid Jember menyampaikan permohonan maaf.

Persida Sidoarjo keluar dari Stadion JSG usai berlaga dengan Tim Persid Jember, dan mendapatkan insiden pelemparan Senin 19 Desember 2026 sekitar pukul 18.00 WIB.

Video pelemparan ke bus rombongan tim Persida Sidoarjo sempat viral di media sosial. Terlihat dalam video, bus mengalami pelemparan batu dari orang tak dikenal usai bus keluar dari stadion JSG atau memasuki jalan raya.

"Kami atas nama yayasan, manajemen, panpel (panitia pelaksana) dan mungkin termasuk Pemkab Jember memohon maaf yang sebesar-besarnya atas insiden kemarin," kata Ketua Yayasan Persid Jember, Ardi Pujo Prabowo, Selasa (20/1/2026).

"Bahwa insiden yang terjadi kemarin, pelemparan bus ke Persida Sidoarjo itu terjadi diluar stadion," sambungnya.

Ardi menyatakan, semalam dengan difasilitasi Polres Jember semua manajemen tim yang berlaga di Stadion JSG telah dikumpulkan, baik dari Persida Sidoarjo, Mojokerto Putra dan Persiba Bangkalan.

"Kita duduk bareng bersama yang difasilitasi oleh Polres Jember. Intinya, kami akan memperbaiki itu. Kami akan membuat nyaman tim tamu yang akan bertanding dan berlaga di Jember Sport Garden," ungkapnya.

Dari kesepakatan manajemen klub semalam, untuk laga selanjutnya tetap digelar di Stadion JSG. 

"Jadi pertandingan yang dimulai besok tetap di JSG, semalam sudah ada kesepakatan, dari aparat penegak hukum, akan membantu pengawalan klub tamu. Nyaman dan aman bermain di JSG, sampai pulang ke hotel dengan nyaman," tegasnya.

Kendati demikian, pihaknya juga akan mengevaluasi kejadian tersebut agar kedepan tidak terulang kembali. "Kami tidak mungkin bisa mengawasi dari lapangan sampai ke penonton pulang ke rumah masing-masing," urainya.

"Semoga kedepan, besok hal-hal seperti ini tidak  terjadi. Do'akan Persid bisa berlaga di putaran nasional, kami juga akan mengajukan sebagai tuan rumah kembali," lanjutnya.

Ketua Yayasan Persid Jember mengimbau warga agar tidak anarkis dan mendukung tim Persid Jember dengan fanatisme dan nasionaliame yang tinggi, yang tidak merugikan Persid Jember sendiri. (*)

Sumber: