Hujan Angin Terjang Maesan Bondowoso, 12 Pohon Tumbang dan 11 Atap Rumah Rusak

Hujan Angin Terjang  Maesan Bondowoso, 12 Pohon Tumbang dan 11 Atap Rumah Rusak

--

Tapalkuda.Disway.id- Hujan disertai angin kencang menerjang wilayah selatan Bondowoso, tepatnya di Kecamatan Maesan, Kejadian alam terjadi  Jumat (30/1/2026) sore itu, menumbangkan 12 pohon tumbang dan merusak 11 rumah warga bagian atap.

Kepala BPBD Bondowoso, Kristanto Putro Prasojo mengatakan, sebanyak 12 pohon tumbang dan  11 rumah rusak bagian atap di hujan disertai angin kencang di Kecamatan Maesan itu, tersebar di dua desa. Yakni, di Desa Pakuniran dan Sumberanyar.

"Di Desa Pakuniran tercatat 11 pohon tumbang dan dua rumah rusak bagian atap tertimpa pohon tumbang. Di Desa Sumberanyar ada satu pohon tumbang dan sembilan rumah rusak juga bagian atapnya," kata Kristanto, Sabtu (31/1/2026) pagi. 

Tak hanya pohon tumbang dan atap rumah rusak, tambah mantan Sekretaris BPBD Bondowoso itu, hujan angin juga merobohkan tiang listrik PLN di Desa Sumberpandan, Kecamatan Maesan. Mengakibatkan aliran listrik di Desa Sumberpandan dan arus lintas jalan raya Bondowoso - Jember di Kecamatan Maesan terganggu selama sekitar sejam.

"Kejadian alam hujan angin menerjang wilayah Kecamatan Maesan ini tidak ada korban jiwa ataupun luka. Anggota BPBD bersama Polsek dan Koramil Maesan sejak Jumat sore kemarin dan Sabtu lagi ini sudah menangani belasan pohon tumbang, dan tiang listrik roboh itu, " tambahnya. 

Kristanto mengimbai masyarakat Bondowoso selalu waspada selama musim penghujan pada tahun ini." "Karena prakiraan BMKG menyebutkan hingga Februari 2026, wilayah Bondowoso masih diterjang hujan dan angin kencang," Imbaunya. (*)

 

Sumber: