Banjir Bandang Panti Jember Hantam 4 Dapur Rumah dan Hanyutkan Seorang ASN
Banjir bandang di Panti Jember (BPBD)--
TAPALKUDA.DISWAY.ID - Banjir bandang yang terjadi pada sungai di Desa Pakis Kecamatan Panti Jember menghantam 4 dapur rumah warga dan menyeret seorang ASN.
Memang sejak pukul 14.00 WIB wilayah tersebut terjadi hujan dengan intensitas sedang di daerah Sungai Badean hulu, dan beberapa menit kemudian terjadi kenaikan debit air berwarna coklat hingga berlumpur.
Sekitar pukul 19.40 WIB, banjir dengan arus deras terjadi membawa material lumpur, potongan bambu dan kayu meluap ke pemukiman warga, hingga menggerus 4 dapur rumah warga dan menghanyutkan salah satu warga yakni Wahid (52) warga setempat.
"Hingga pukul 23.40 WIB belum ditemukan. Kita koordinasi dengan relawan, perangkat desa, Tim SAR dan dinas terkait," kata Kepala BPBD Jember, Edy Budi Susilo, Selasa (3/2/2026).
Adapun keempat dapur rumah warga yang tergerus banjir bandang, yakni milik Yuliatin (37), Wahid (52), Madruji (51) dan Samad (65). Selain dapur rumah warga, kandang sapi milik warga juga tergerus air sungai.
Tidak hanya itu, banjir bandang yang terjadi 30 rumah warga juga dimasuki lumpur dengan ketinggian 30 centimeter, hingga penguhuni harus mengungsi ke rumah warga.
"Saat ini TRC masih melakukan penanganan. Sedangkan untuk pencarian korban atas nama Wahid akan dilanjutkan hari ini," ujat Edi.
Banjir tidak hanya terjadi dibagian hulu, yakni Desa Pakis, tetapi juga menimpa 2 rumah warga di sungai bagian hilir tepatnya Desa Pecoro Kecamatan Rmabipuji.
Sebanyak dua rumah banjir lumpur setinggi 40 centimeter dan rencana hari ini akan dilakukan pembersihan oleh petugas BPBD dan relawan. Dinas Sosial akan mendirikan dapur umum dan Dinas Kesehatan membantu memberikan layanan kesehatan.
"Kami merekomendasikan ke Tim Damkar dan TRC BPBD Jember untuk melakukan giat pembersihan akses jalan dan halaman rumah warga yg terendam banjir lumpur. Melakukan giat pembersihan rumah warga yang terdampak di Desa Pakis dan Desa Pecoro," imbuhnya.(*)
Sumber: