Longsor Akibat Hujan Deras Tutup Jalan Penghubung Dua Desa di Pakem Bondowoso
Rumpun bambu tumbang bersama tanah longsor menutup jajan penghubung dua desa di Pakem Bondowoso.(Foto:BPBD Bondowoso)--
Tapalkuda.Disway.id- Tanah longsor terjadi di sejumlah titik Desa Patemon dan Desa Petung, Kecamatan Pakem, Bondowoso. Bencana alam ini terjadi setelah kawasan Kecamatan Pakem diguyur hujan deras selama dua hari beruntun, Jumat dan Sabtu (20-21/2/2026) sore hingga malam.
Tanah longsor di Desa Patemon terjadi pada enam titik di jalan raya penghubung dengan Desa Petung. Sedangkan, tanah longsor di Desa Petung mengakibatkan rumpun bambu tumbang terjadi pada dua titik di jalan raya penghubung dengan Desa Patemon.
"Akibat tanah longsor terjadi di Desa Patemon dan Desa Petung, Kecamatan Pakem itu, jalan penghubung dua desa sempat tertutup longsoran dan rumpun bambu tumbang," kata Kepala Pelaksana BPBD Bondowoso, Kristianto Putro Prasojo, Minggu (22/2/2026).
Tanah longsor tersebut tidak hanya menutup jalan penghubung Desa Patemon dengan Desa Petung. Namun, juga mengakibatkan aspal dan plengsengan jalan rusak tertimpa material longsoran dan tergerus hujan deras.
"Beruntung bencana tanah longsor terjadi malam hari saat jalan penghubung Desa Patemon dengan Desa Petung itu sepi tidak ada warga melintas. Sehingga, dipastikan tidak ada korban jiwa," jelas mantan Sekretaris BPBD Bondowoso itu.
Anggota gabungan BPBD, TNI, Polri, Satpol PP-Damkar, dan Tagana langsung bergerak ke lokasi pada malam kejadian melakukan penanganan. Dilanjutkan paginya, anggota gabungan dibantu masyarakat desa mengevakuasi material longsoran dan rumpun bambu menutup jalan.
"Dengan terjadinya tanah longsor akibat guyuran hujan deras ini, kami mengimbau masyarakat selalu waspada terhadap potensi banjir dan tanah longsor. Juga, kurangi aktivitas di luar rumah dan bersihkan saluran air dari sampah," kata Kristianto.(*)
Sumber: