Banjir Luapan Saluran Drainase Genangi 30 Rumah Warga di Wonosari Bondowoso

Banjir Luapan Saluran Drainase Genangi 30 Rumah Warga di Wonosari Bondowoso

Banjir luapan saluran drainase menggenangi 30 rumah warga dua desa di Kecamatan Wonosari Bondowoso. (Foto: BPBD Bondowoso)--

Tapalkuda.Disway.id- Banjir menggenangi sebanyak 30 rumah warga di Kecamatan Wonosari, Bondowoso, Jawa Timur. Luapan air saluran drainase tidak mampu menampung guyuran hujan deras, Selasa (2/3/2026) sore hingga malam menjadi penyebabnya. 

Tiga puluh rumah warga terendam banjir tersebar di dua desa, Kecamatan Wonosari. Sebanyak 25 tuna di Desa Wonosari dan sebanyak lima rumah di Desa Kapuran. 

"Dua puluh lima rumah di Desa Wonosari tersebar 17 rumah di RT 25 dan 8 rumah di RT 26  Dusun Krajan Timur.  Lima rumah di Desa Kapuran di RT 07 Dusun Pasar,"kata  Kepala BPBD Bondowoso, Kristianto Putro Prasojo, Rabu (3/3/2026).

Banjir luapan saluran drainase merendam 30 rumah tersebut, menurut Kristianto, terjadi Selasa malam pukul 19.00 WIB saat hujan deras mengguyur Bondowoso. Penyebabnya, air saluran drainase di kawasan Pasar Wonosari meluap akibat tidak mampu menampung debit air  hujan. 

"Banjir merendam tiga puluh rumah di Desa Wonosari dan Kapuran mencapai ketinggian sekitar 30  sentimeter. Bahkan, banjir masuk rumah dan merendam barang perabot rumah tangga milik warga," ujar mantan Sekretaris BPBD Bondowoso itu. 

Gabungan anggota BPBD, Kodim 0822 dan Polres Bondowoso, Satpol PP, PMI, dan relawan  Kodim 0822, PMI, perangkat Kecamatan dan Desa Wonosari serta relawan gotong royong menangani banjir luapan drainase. Diantaranya, membersihkan saluran drainase dan membantu warga mengeluarkan air yang menggenang di dalam rumah warga. 

"Penanganan banjir merendam 30 rumah di Wonosari sampai Selasa malam sekitar pukul 22.00 WIB hingga banjir surut. Tidak ada korban jiwa akibat banjir luapan drainase ini. Pagi ini warga kembali kerja bakti membersihkan rumah dari lumpur sisa genangan banjir," jelas Kristianto. 

Sementara itu, Bupati  Bondowoso, Abdul Hamid Wahid yang meninjau rumah warga terdampak banjir luapan drainase di Kecamatan Wonosari mengatakan, Pemkab Bondowoso segera normalisasi saluran drainase di kawasan Pasar Wonosari yang tersumbat. Karena, banjir luapan saluran drainase saat hujan deras sudah tiga kali terjadi dalam sepekan di Kecamatan Wonosari. 

"Selain itu, saya mengimbau masyarakat di Kecamatan Wonosari untuk lebih peduli lingkungan, seperti tidak buang sampah sembarang di saluran drainase dan rutin gotong royong membersihkan saluran drainase serta selokan," kata Bupati Hamid. (*)

Sumber: