Dua Truk Adu Banteng di Bondowoso, Pasutri Asal Jember Meninggal dan Anak Luka Parah
Bagian depan dua truk tabrakan adu banteng di Jalan Raya Wringin Bondowoso ringsek. (Foto: Guido/Disway.id)--
Tapalkuda.Disway.id- Kecelakaan lalu lintas melibatkan dua truk terjadi di jalan raya povinsi jurusan Bondowoso - Besuki Desa Jambewungu, Kecamatan Wringin, Bondowoso. Dua orang meninggal dunia dan satu orang luka parah dalam kecelakaan adu banteng dua truk terjadi Sabtu (14/3/2026) sore pukul 14.00 WIB ini.
Dua truk beradu banteng itu, yakni truk Dyna warna biru nopol N 8851 NK dan truk Mitsubishi warna kuning nopol L 8327 RX. Truk Dyna dikemudikan Robi Firmansyah (30) warga Kecamatan Jelbuk, Jember dan truk Mitsubishi disopiri Fawaid (26) warga Kecamatan Wonosari, Bondowoso.
Dua orang meninggal dunia, yakni Robi Firmansyah dan Rita (27). Satu orang mengalami luka parah anak berinisial SW (5). Ketiga korban tabrakan adu banteng dua truk ini merupakan pasangan suami isteri (pasutri) dan anaknya warga Kecamatan Jebuk, Jember.
"Pasutri meninggal dunia dan anaknya berusia 5 tahun mengalami luka parah itu mengendarai truk Dyna. Sedangkan, penumpang truk Mitsubishi terdiri sopir Fawaid luka ringan, Rifqi Maulana (19) patah tulang paha kanan, dan Miftahul Munir (21) luka ringan," kata Kasatlantas Pokres Lantas Polres Bondowoso, AKP Irwan Rizki Prakoso, Minggu (15/3/2026) pagi.
Berdasarkan keterangan saksi dan hasil olah TKP, Kasatlantas Irwan Rizki mengungkapkan, kecelakaan bermula truk Dyna dikemudikan Roni Firmansyah melaju dari arah Situbondo menuju Bondowoso. Namun, saat melewati jalan menikung ke arah kiri, truk Dyna bermuatan beras diduga mengalami rem blong hilang kendali masuk ke jalur kanan. Pada waktu bersamaan truk Mitsubishi bermuatan air mineral dikendarai Fawaid melaju dari arah berlawanan.
"Dua truk tidak bisa menghindar dan terjadi tabrakan. Bagian depan kedua truk ringsek parah. Pasutri meninggal akibat luka parah di lokasi kejadian dan anaknya usia 5 tahun selamat tapi luka parah sudah mendapatkan perawatan medis intensif di rumah sakit. Sedangkan sopir truk Mitsubishi dan dua penumpang selamat mengalami luka ringan serta berat," ungkapnya.
Proses evakuasi dua truk beserta muatan beras dan air mineral yang tumpah ke jalan raya, sempat memacetkan arus lalu lintas di jalur provinsi Bondowoso - Besuki. Namun, kerja ekstracepat Satlantas Polres dan Polsek Wringin dibantu warga setempat melakukan evakuasi membuat arus lalu lintas dengan cepat kembali normal.
"Kecelakaan adu banteng dua truk mengakibatkan pasutri meninggal ini dalam penanganan Satlantas Polres Bondowoso. Kami mengimbau semua sopir kendaraan besar rutin mengecek kelaikan fungsi rem dan lainnya sebelum digunakan demi keselamatan," jelas Kasatlantas Irwan Rizki. (*)
Sumber: