Diduga Dipicu Batas Tanah, Warga Kalisat Jember Dibacok Hingga Tewas

Diduga Dipicu Batas Tanah, Warga Kalisat Jember Dibacok Hingga Tewas

TKP korban dibacok dengan celurit (Polres Jember)--

TAPALKUDA.DISWAY.ID - Diduga karena dipicu persoalan batas tanah pekarangan, Sumarsono (53) warga Desa Glagah Wero Kecamatan Kalisat Jember dibacok oleh tetangganya hingga tewas.

Korban Sumarsono dibacok saat sedang menyapu di halaman rumahnya, oleh terduga pelaku inisial BD (68) yang juga merupakan saudaranya.

"Tadi pagi sekitar jam 5 atau 6 pagi di Desa Glagah Wero terjadi pembacokan, yang diduga dilakukan oleh pelaku BD umur 68 tahun," kata KBO Satreskrim Polres Jember, Iptu Dwi Sugianto dikantornya, Senin (26/1/2026).

Mantan Kapolsek Balung menceritakan, awalnya korban pagi itu sedang menyapu di halaman depan rumahnya. Tanpa ia sadari, lalu selang beberapa menit kemudian terduga pelaku datang sambil membawa senjata tajam jenis celurit 

"Tahu-tahu oleh terduga pelaku didatangi, tanpa banyak bicara langsung membacok korban di sisi punggung badan sebelah kiri dengan sebilah celurit yang dibawa dari rumahnya," kisahnya.

"Korban merasa kesakitan, lalu minta tolong dan lari ke salah satu tetangga yang juga sebagai (Ketua) RW," sambungnya.

Namun, meskipun korban terluka akibat sabetan celurit, terduga pelaku yang sudah emosi itu mengejar korban ke rumah tetangganya tersebut.

"Disitu tetap dikejar oleh terduga pelaku. Pembacokan kedua sempat ditangkis (dengan tangan) oleh korban," jelasnya.

Dari tangkisan itu, tangan korban juga mengalami luka akibat senjata tajam hingga kemudian dilarikan ke RSD Kalisat oleh warga. "Korban luka robek dibagian sebelah kiri, dan tangan sebelah kanan," terangnya.

Diketahui, antara korban dengan terduga pelaku masih memiliki hubungan saudara dan tempat tinggalnya juga berdekatan.

Dimana motif kejadian ini, berawal dari permasalahan batas tanah dari kedua belah pihak dan rencana hari ini juga akan diselesaikan di balai desa setempat.

"Informasi awal memang sebelumnya terjadi permasalahan batas tanah, yang rencananya hari ini akan di lakukan mediasi oleh pihak desa," ujarnya.

Dwi menambahkan, korban sempat dirawat di RSD Kalisat namun nyawanya tidak tertolong. Anggota kepolisian juga telah mengamankan terduga pelaku, barang bukti sebilah cerulit dan meminta keterangan saksi-saksi.

"Kepolisian saat ini mendatangi TKP,  juga mengamankan terduga pelaku. Saat ini korban sudah MD (meninggal dunia) dan akan dilakukan outopsi di RSD dr. Soebandi," urainya. (*)

Sumber: