32 Sopir Bus Cek Kesehatan di Terminal Situbondo, Satu Sopir Tak Layak Mengemudi di Libur Nataru

32 Sopir Bus Cek Kesehatan di Terminal Situbondo, Satu Sopir Tak Layak Mengemudi di Libur Nataru

Puluhan sopir bus menjalani cek kesehatan gratis di Terminal Situbondo untuk memastikan kelayakan mengemudi selama libur Nataru 2025-2026.(Foto:Guido/Disway.id)--

Tapalkuda.Disway.id- Sebanyak 32 sopir bus penumpang Antar Kota Dalam Provinsi (AKDP) dan Antar Kota Antar Provinsi (AKAP) yang masuk Terminal Situbondo menjalani pemeriksaan kesehatan gratis tim medis Dinas Kesehatan (Dinkes) dan Dokkes Polres Situbondo.

Dari jumlah itu, sebanyak 31 sopir dinyatakan layak mengemudi bus dan satu sopir tidak memenuhi syarat mengemudi bus selama libur Natal 2025 dan Tahun Baru 2026 (Nataru).

Tiga puluhan satu sopir bus dinyatakan layak mengemudi itu terdiri dua kategori. Yakni, sebanyak 20 sopir bus layak mengemudi tanpa catatan medis dan sebanyak 11 sopir bus layak dengan catatan medis.

Pemeriksaan kesehatan sopir bus bersamaan ramp check bus AKDP dan AKAP dilakukan Dishub dan Satlantas Polres di Terminal Situbondo dilakukan dua hari dalam sepekan terakhir.

Kasatlantas Polres Situbondo, AKP Nanang Hendra Irawan, mengatakan, pemeriksaan kesehatan gratis terhadap 32 sopir bus itu bagian Operasi Lilin Semeru 2025 selama dua pekan dari 20 Desember 2025 hingga 2 Januari 2026.

Tujuannya memastikan kesehatan sopir bus layak mengemudi dan upaya preventif meminimalisir potensi keselakaan selama libur Nataru 2025-2026.

"Pemeriksaan kesehatan meliputi cek tekanan darah, cek gula darah, tes alkohol, dan trs narkoba. Hasilnya mayoritas sopir bus kondisi kesehatannya layak mengemudikan bus," katanya, Rabu (24/12/2025).

Bagi sopir yang kesehatannya dinyatakan tidak layak mengemudikan bus, lanjut Kasatlantas AKP Nanang, disarankan beristirahat dulu. Kemudian rutin memeriksa kondisi kesehatan tubuhnya ke fasilitas pelayanan kesehatan terdekat agar benar--benar sehat dan fit.

"Jika kondisi kesehatan tubuh sudah benar-benar sehat dan fit sebagaimana hasil pemeriksaan kesehatan medisnya, maka sopir bisa mengemudikan bus lagi setelah libur Nataru 2025-2026. Kalau sopir layak mengemudikan bus, tentunya memberikan rasa aman dan nyaman bagi penumpang, juga sopir bus sendiri," tandasnya. (*) 

Sumber: