TAPALKUDA.DISWAY.ID - Dengan mengenakan pakaian warna pink, ribuan Aparatur Sipil Negara (ASN) Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja (PPPK) Paruh Waktu terima Surat Keputusan (SK) di Stadion Jember Sport Garden (JSG).
"Warna pink bukan warna partai, warna pink bukan warna ormas, tetapi adalah warna perjuangan cinta," kata Bupati Jember Muhammad Fawait, Selasa (23/12/2025).
Menurut bupati, 8.344 PPPK Paruh Waktu terima SK, ini urusan masalah kemanusiaan.
"Tapi hari ini, saya pikir masalah kemanusiaan ya, yang paling utama. Mereka dipuluhan tahun, bahkan tadi ada yang ngasi bunga sambil nangis, itu bagian dari bagaimana apresiasi dari pemkab jember," ungkapnya.
Bertempat di Stadion Jember Sport Garden, sebanyak 8.344 ASN PPPK mendapatkan SK. Bupati Jember berkomitmen untuk mengangkat seluruh yang terdata didalam PPPK Paruh Waktu.
"Tentu ada konsekuensi anggaran, disaat dana transfer pusat berkurang, disatu sisi kita harus mengangkat PPPK Paruh Waktu," tegasnya.
Namun Gus Fawait menyatakan jangan dilihat dari mereka saja, tapi mereka harus dilihat dengan keluarganya. "Maka saya pikir yang sudah mengabdi bertahun-tahun, saya tidak tega kalau harus tidak mengangkat mereka," ungkapnya.
Maka kedepan, Pemkab Jember akan terus berjuang, bagaimana memastikan mereka mempunyai hak untuk diangkat menjadi CPNS ketika ada pengangkatan di Jember.
"Kami akan berusaha, berikhtiar ke pemerintah pusat untuk memprioritaskan PPPK maupun PPPK Paruh Waktu menjadi CPNS di Jember," jelasnya.
"Kalau belanja pegawai masih aman, mungkin kedepan jika ada kenaikan-kenaikan, disitulah kita akan carikan solusi bersama," sambungnya.
Gus Fawait juga menegaskan, tidak tebang pilih dalam mengangkat ASN PPPK Paruh Waktu, meskipun sebelumnya bupati siapa yang mengangkat mereka.
"Yang mengangkat mereka bukan di era saya, tapi kami saat ini saya angkat semua. Saya tidak mau melihat diera bupati siapa, tapi mereka mengabdi untuk jember," ujarnya.
Bupati tidak ingin kedepan ada perbedaan antara pegawai ASN PPPK paruh waktu dengan yang lainnya. Termasuk dalam menggunakan seragam tetap harus sama dengan yang lain.
"Saya kedepan tidak mau melihat ada diskriminasi antara PPPK Paruh waktu. Makanya ketika ada usul putih hitam, saya tidak mau ada pembeda," pungkasnya. (*)