Tiket Watu Ulo dan Papuma Teritegrasi, Diminati Warga Lumajang

Sabtu 03-01-2026,11:43 WIB
Reporter : Sugianto
Editor : Winardi Nawa Putra

TAPALKUDA.DISWAY.ID - Tiket menuju wisata Pantai Watu Ulo dan Papuma mulai 2 Januari 2026 teritegrasi, kini diminati oleh sejumlah warga dari Lumajang.

Cinta, seorang pengunjung asal Lumajang, mengaku sengaja menempuh perjalanan jauh demi menikmati pesisir Jember secara langsung. Berangkat sejak pukul 09.00 WIB dari rumahnya, Cinta memilih Pantai Papuma sebagai destinasi utama liburan bersama kerabatnya.

Hal yang paling menarik perhatian Cinta adalah sistem tiket yang kini lebih ekonomis. Dengan kebijakan tiket terintegrasi, pengunjung tidak perlu lagi membayar dua kali untuk menikmati keindahan Pantai Watu Ulo dan Pantai Papuma sekaligus.

"Harga tiketnya terjangkau banget. Apalagi sekarang sudah jadi satu," ujar Cinta saat ditemui di lokasi wisata, Jumat (2/12/2026)

Menurut dia, kebijakan ini sangat sebanding dengan fasilitas dan keindahan yang didapatkan oleh pengunjung. "Sangat worth it (layak, Red) dengan harga segitu," tambahnya dengan antusias.

Selain faktor harga, pemandangan alam yang disuguhkan tetap menjadi alasan utama kunjungannya. Cinta mengungkapkan, waktu terbaik untuk menikmati lokasi ini adalah saat hari mulai sore. "Pemandangannya sangat indah, apalagi kalau sore hari," tuturnya.

Meski merasa puas dengan pengalaman liburannya, Cinta menaruh harapan besar kepada pemerintah setempat untuk terus melakukan pengembangan di kawasan wisata ini. 

Dia berharap, fasilitas dan pengelolaan ke depannya bisa ditingkatkan lagi agar kenyamanan pengunjung semakin terjaga.

Kepala Dinas Kepemudaan, Olahraga, Pariwisata, dan Kebudayaan (Disporaparbud) Jember, Bobby Arie Sandy menyatakan, kebijakan tiket satu pintu ini merupakan realisasi MoU yang telah disepakati sebelumnya. Yakni, antara Bupati Jember dan Direktur Utama Perum Perhutani.

"Ini adalah kado spesial bagi masyarakat Jember. Kami menerapkan tiket integrasi ini sebagai langkah nyata untuk meningkatkan daya tarik wisata dan memberikan kenyamanan lebih bagi pengunjung," katanya, saat meninjau lokasi.

Penerapan tiket baru ini juga dengan pemerapan dengan sistem pembayaran daring (online) untuk meminimalisir kebocoran pendapatan. Bobby menjelaskan, data kunjungan kini dapat dipantau secara real-time melalui dasbor digital. 

"Hingga pukul 13.00 WIB di hari pertama pemberlakuan, tercatat sudah ada sekitar 2.400 wisatawan yang masuk ke kawasan tersebut," ungkapya.

Mekipun baru dimulai, Bobby menjelaskan, Pemkab Jember telah menyiapkan rencana besar untuk pengembangan infrastruktur pada 2026. (*)

Tags :
Kategori :

Terkait