Diterjang Luapan Sungai, Jembatan Penghubung Dua Kecamatan di Situbondo Putus
Warga desa gotong royong membersihkan rumpun bambu dan potongan kayu di area jembatan ambrol dan putus (Foto: BPBD Situbondo).--
Tapalkuda.Disway.id- Jembatan limpas yang menghubungkan dua desa di dua kecamatan di Situbondo, Jawa Timur ambrol dan putus. Akibatnya, akses warga Desa Kotakan, Kecamatan Situbondo dengan Desa Siliwung, Kecamatan Panji terputus.
Putusnya jembatan penghubung antardesa dua kecamatan itu, disebabkan luapan air sungai setelah terjadi hujan deras di hulu Sungai Sampean Baru Bondowoso dua hari beruntun, Senin hingga Selasa (30-31/3/2026). Jembatan tidak mampu menahan terjangan air sungai bercampur lumpur dan rumpun bambu serta potongan kayu
Bupati Situbondo, Yusuf Rio Wahyu Prayogo mengatakan, jembatan limpas menghubungkan dua desa di Kecamatan Situbondo dan Panji yang ambrol dan putus itu berstatus nasional. Karena itu, Pemkab Situbondo segera mengambil langkah administrasi mengajukan permohonan bantuan perbaikan kepada pemerintah pusat.
"Namun, sebagai langkah awal Pemkab Situbondo melakukan pembersihan serta perbaikan sisi kanan dan kiri jembatan. Selanjutnya, kita telaah untuk memungkinkan dibangun jembatan darurat Jembatan Bailey, agar akses warga dua desa di Kecamatan Situbondo dan Panji tidak terputus," kata Bupati Rio Wahyu, Rabu (1/4/2026).
Namun, lanjut Mas Rio Wahyu - panggilan Bupati Situbondo Yusuf Rio Wahyu Prayogo- pembangunan Jembatan Bailey yang paling memungkinkan itu tidak bisa menggunakan anggaran Belanja Tak Terduga (BTT) APBD Situbondo. Karena, anggaran BTT telah habis terserap untuk pemulihan pascabencana banjir bandang sebelumnya di Situbondo.
"Sehingga, paling memungkinkan kita mohonkan ke pemerintah pusat untuk dibangun jembatan darurat, yakni Jembatan Bailey, sembari kita mengajukan perbaikan jembatan permanen," ungkapnya (*)
Sumber: